Rabu pagi tadi

Pemilu damai 2009
tidak seperti biasa suasananya. Menyusuri jalan setapak di antara rimbunnya pohon kecapi dan rambutan di pedesaan tempat sehat dengan reiki tinggal suasana masih sepi kendatipun waktu telah menunjukkan pukul 7 pagi. Ada apa ya? Ternyata pagi ini jalanan sepi mengingat pengguna jalan sedang sibuk mempersiapkan diri menuju ke TPS tempat dimana masing-masing warga negara di republik ini akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu presiden dan wakil presiden.
Jalan santai sebagai bagian ritual yang telah sehat bersama reiki jalani selama 10 tahun ini tak ubahnya kebiasaan untuk mendisiplinkan diri dalam upaya meraih kebugaran dan kesehatan. Terlihat pagi ini beberapa warga juga melakukan aktivitas jalan sehat di pagi hari. Barangkali hari ini adalah hari libur resmi dalam pemilu presiden dan wakil presiden sehingga warga yang tidak sempat berolahraga di luar hari Rabu, pagi ini menyempatkan diri olahraga dahulu sebelum siangnya pergi ke TPS.
Beberapa petugas TPS di pedesaan yang sehat dengan reiki jumpai sekitar pukul 7.30 pagi juga sudah mempersiapkan diri menyambut warganegara yang hendak menggunakan hak pilihnya. Suasana santai dan cuaca cukup bersahabat menyebabkan pagi ini layaknya hari Lebaran bahkan kalau boleh dibilang sepinya lebih dari suasana hari Lebaran yang meriah dengan bunyi petasan dan pukulan bedug usai sholat Ied.
Berbeda dengan suasana pemilu Legislatif bulan April lalu dimana lembaran kertas suara yang lebar dan banyaknya caleg yang gambarnya terpampang di kertas suara menyebabkan antrian panjang di setiap TPS. Kali ini dengan format kertas suara yang kecil dan hanya ada 3 gambar pasangan calon presiden dan wakil presiden tidak terlihat antrian panjang masing-masing TPS. Rata-rata setiap orang yang pergi ke bilik suara hanya membutuhkan waktu 3 menit saja untuk menentukan pilihannya.
Siapa yang menang dalam pilihan presiden dan wakil presiden kali ini wajib kita dukung progamnya sebagaimana telah ia janjikan dalam kampanyenya dan yang penting tetap terjaganya keutuhan persaudaraan sebagai warganegara Indonesia.Yuk….kita pergi ke TPS untuk menggunakan hak pilih kita.
Sambil menunggu panggilan ke TPS sehat bersama reiki cuplikkan sedikit manfaat dari olahraga aerobik untuk mencegah diabetes sebagaimana dipaparkan dalam koran Republika berdasarkan penelitian Timmons beberapa waktu lalu yang berbunyi sebagai berikut:
Timmons dan para koleganya meneliti 16 pria berusia 20 tahun. Mereka diminta menjalani enam sesi latihan fisik. Setiap sesi antara lain terdiri dari sprint selama 6 hingga 30 detik, diselingi empat menit istirahat. Setelah beristirahat mereka diminta berlari lagi. Sehingga total latihan tersebut mencapai 17 hingga 26 detik.Latihan tersebut dilakukan selama dua pekan. Mereka juga diberi larutan manis setiap hari. Ternyata kadar gula mereka tetap normal. Padalah menurut penelitia larutan glukosa biasanya menaikkan kadar gula darah di atas normal.
Timmons menganjurkan agar setiap orang melakukan latihan olahraga intensif setiap hari. Selain jogging olahraga yang juga bisa dilakukan adalah bersepeda kencang atau lari menaiki tangga dua kali dalam sepekan.
Khusus penderita diabetes berusia 20 – 40 tahun, dianjurkan meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap di bawah pengawasan dokter. “Kuncinya kita lebih baik berolahraga rutin 7,5 menit setiap hari ketimbang berlari selama 30 menit tetapi hanya satu kali dalam setahun,” ujarnya/reuters/itz
Sumber: Republika

Posted by Anthy on Juli 10, 2009 at 5:22 pm
Aq ingin lebih tau lg tentang diabetes n apa kah g ada cra penyembuhan yg membuat org bs sembuh total krn pd saat ini aq pux seorg ibu terkena pexkt diabetes n blm lm ini dia ke luar dr rumah skt krn gulax mencapai 600 n bg mn saran anda u/ pencegahan pexkt itu
Posted by vtrediting on Juli 11, 2009 at 12:54 am
Secara medis diabetes tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikendalikan dengan pola hidup sehat kembali ke alam. Nah dengan spiritual reiki ini kadar gula yang berlebihan bisa kita kendalikan agar dalam kondisi normal kembali. Caranya coba atur pola berpikir positip, olahraga secukupnya dan mulai sekarang belajar meditasi agar bisa mengendalikan pikiran. Tetap konsultasi ke dokter.